Selasa, 30 Juni 2020

UntukMu

Untukmu 



Untukmu, yang datang sebagai pengobat luka di hidupku, sebagai hadiah yang teramat baik dari tuhan, sebagai hadiah atas kesabaran yang selama ini aku rasakan, atas luka yang selama ini aku coba obati sendiri,


Aku berharap kamu adalah jawaban atas doa yang selalu aku panjatkan di sepertiga malam, yang selalu aku bisikan mesra  padanya , tentang harapan untuk dipertemuka dengan seseorang yang tidak akan mematahkan hatiku lagi, yang menjagaku dengan baik, yang bisa menuntunku untuk menjadi manusia yang lebih baik, menjadi manusia yang merasa kembali berharga, untuk menjadi manusia yang memiliki kembali harapan untuk hidup, yang mengobati hati yang telah pilu membiru, 


Berapa lama Waktu tidak pernah menjadi jamainan untuk membuat seseorang merasa yakin, rasanya tak perlu lama untukku merasa bahwa kamu adalah jawaban dari tuhan, tak perlu lama untuk membuatku merasakan jatuh hati lagi , 



Terimakasih telah datang kedalam hidupku, memberi warna kembali untuku, untuk hidupku yang sempat menjadi abu abu tak menentu, untuk hatiku yang telah pilu membiru, aku menggantungkan harapan kebahagiaan padamu, mempercayaimu atas kebahagiaanku, menyimpan hatiku yang sebelumnya tak ingin aku berikan pada siapapun, semoga kamu adalah jawaban terakhir untuku. 

Luka yang selalu aku nikmati


Dulu aku selalu mencoba untuk menutupi segala luka dengan selalu berusaha berada di zona aman untuk terus bisa menjaga apa yang selama ini di bangun, walaupun kenyataanya zona aman hanya membuat aku terluka lagi dan lagi, zona aman yang kenyataanya tidaklah nyaman, sakit dan pedih yang dirasakan,

Bahagia yang kamu berikan memang selalu membuatku terkagum dan selalu menjadi kenangan manis bagiku, tapi rasanya sama dengan luka yang kau goreskan selalu terjadi lagi dan lagi,


Terkadang aku selalu bertanya pada diriku sendiri, apa aku masih tidak cukup untukmu? Atau kamu yang tidak pernah merasa cukup?  Rasanya segala perhatian selalu aku berikan padamu, bahkan kamu sendiri yang selalu berkata tidak ada yang sebaik aku, setangguh aku, banyak hal yang tidak pernah kamu dapatkan dari manapun tapi kamu dapatkan dari ku? 


Hingga akhirnya saat itu tiba, aku sudah tidak bisa terus berada di zona aman dimana aku terus berusaha untuk tetap menahan segakanya,lelah rasanya , terus berusaha menutup tapi selalu ada cara untuknya untuk membuat luka baru. Kata maaf selalu merasa cukup untuku, kata maaf rasa seperti obat yang bisa menutup kering luka ku, ternyata luka itu tidak pernah kering, iya terus memburuk didalamnya, terlihat baik di luar tapi nyatanya lukanya terus menerus membesar. 



Ku kira, aku bisa membuat luka itu sembuh dengan sendirinya, membiarkan seiring waktu yang menjadi penyembuhnya, tapi ternyata aku salah, waktu membuatku tersadar luka tidak akan pernah kering jika selalu terkorek lagi dan lagi.. 


Berusaha menahan sakit sepertinya menjadi hal biasa yang aku lakukan, menangis rasanya seperi makanan yang selalu ku telan begitu saja setiap harinya, terlihat bahagia dan baik baik saja menjadi hal yang selalu aku lakukan, tapi Waktu juga yang membuatku tersadar aku sudah sangat bodoh membiarkan diriku tersakiti lagi dan lagi, 


Pergi,,, mungkin memang jalan yg seharusnya aku pilih selama ini, meninggalkan sesuatu yang telah menjadi kebiasaan dan melekat dalam hidup  memang sangat menyakitkan, dan tidak pernah aku bayangkan sebelumnya, patah yang terparah, luka yang teramat dalam, dan kecewa yang tak terkira, tiga hal yang harus aku hadapi dan aku rasakan secara bersama . 


Untukmu, yang tidak pernah terbesitkan akan ku berikan kata selamat tinggal, yang tidak pernah terbesitkan untukku pergi dari hidupmu, terimakasih atas bahagia dan luka yang selama ini kamu berikan, terimakasih untuk segala kebahagiaan yang tidak pernah aku dapatkan sebelumnya, tapi tak hanya bahagia tak lupa untuk luka yang kamu goreskan yang membuatku menjadi kuat, membuatku mengerti tidak ada hal yang selalu bahagia, luka yang mendewasakanku, luka yang memberikanku pengalaman berharga dari setiap masalah yang pernah aku lalui, lewat luka kamu pun membuatku menjadi manusia yang lebih baik .. semoga apa yang aku rasakan tidak pernah menjadi hal yang akan kamu rasakan nanti.. 


Rabu, 04 April 2018

-Till When-


Kata kata itu , terus terngiang di kepalaku sepanjang malam, kata kata yang membuatku terasa bingung dengan keadaan hati dan fikiranku yang aku rasa tidak sejalan, kalimat “apa dia benar serius denganmu? Apa dia benar-benar mencintaimu? Apa dia menjalani hubungan denganmu dengan sungguh sunggun ? “ entahlah, semakin hari aku semakin bingung dengan hal tersebut, keadaan kadang menjawab semua pertanyaan itu,, tapi apa aku selalu menutup mata atas hal yang terjadi? Apa aku selalu berusaha menghindari kenyataan bahwa dia tidak benar benar mencintaiku, bahwa dia tidak benar-benar serius denganku..

Rasanya terkadang aku ingin pergi saja dan menutup semua cerita yang pernah terjadi.. tapi hati selalu mengalahkan logika ku untuk pergi .. aku merasa takut untuk keluar dari zona nyaman yang jelas jelas selalu menyakitiku lagi dan lagi...

Kamu ,, ya kamu selalu menjadi perbincangan dan pertanyaan yang pelik di dalam otak dan hatiku..
Perbincangan yang aku sendiri tidak tau apa jawaban dan apa ujung dari perbincangan tersebut..
Hari demi hari terlewati tapi mengapa selalu menemukan kerikil yang sama di sepanjang jalan ?
Apa ini sebuah jawaban bahwa aku harus pergi dan meninggalkan jalan itu agar tidak selalu terluka, tapi saat ingin pergi dan memulai jalan yang baru rasanya sangat sulit, rasanya sangat lelah untuk memulai dan memilih jalan mana yang akan aku pilih dan aku lanjutan esok..

Seperti terjebak di dalam situasi yang membuat diriku kehilangan arah
Kamu selalu menjadi alasanku untuk bahagia tapi kamu pula yang selalu menjadi alasan mengapa hati ini lagi dan lagi tergores oleh luka yang sama luka yang itu itu saja ..
Terkadang aku bingung, bagimana kamu bisa membuat kesalahan yang selalu sama ? tapi aku selalu memafkan kesalahan itu, rasanya berat meninggalkan mu , rasanya sangat sulit, tapi sampai kapan aku selalu mengorbankan perasaanku, bukankan akupun harus mengasihi hatiku sendiri?
Seperti alkohol yang membuat ku melupakan segalanya tapi ketika sadar aku kembali merasakan kepedihan atas luka yang terjadi, ya seperti itu pula kamu, terkadang kamu memberikan ku kebahagiaan yang tak dapat aku ungkapkan dengan kata kata dan membuatku lupa tas luka yang pernah terjadi tapi kemudian kamu membuat luka yang sama..

And i don’t know till when i can stay for you.
but you should know how much i love u..

Jumat, 15 November 2013

tak seindah harapanku-

Kemarin adalah tanggal dimana tepat satu tahun yang lalu
Layaknya seseorang yang memiliki seseorang spesial dihatinya,
Dimana rasanya ingin dilewati bersama dia yang sudah satu tahun ini menemaniku ,
Jauh jauh hari aku sudah mempersiapkan segalanya untuk hari itu, hari dimana dahulu aku mulai menerima dirinya untuk menemani hari-hariku, hari dimana aku meyakinkan hati untuk menerima cintanya,,

Segala khayalan yang mengasyikan terlintas di fikiranku untuk hari itu
Harapan akan melawati hari itu bersamanya ,,
Berbagi tawa bersama , menceritakan segala cerita indah yang kita mulai dari awal
Tapi ternyata ,, harapanku pupus begitu saja,,

Ternyata harapan dan khayalanku hanyalah sekedar khayalan yang tak menjadi sebuah kenyataan ,
Aku bertanya tanya kepada diriku, haruskah aku termenung? Haruskah aku merasakan pedih hati sendiri?
Sementara kau saja tertawa indah bersama orang lain, kau saja sepertinya tak menghiraukan hari itu, hari dimana dahulu kau terlihat begitu bahagian telah bisa mendampingiku

Apasalahku hingga kau lakukan seperti ini padaku,
Kau hancurkan semua harapan harapan kecilku untuk kita,
Tak seperti tanggal tanggal yang sama di bulan sebelunya yang selalu kita lewati bersama,
Sedangkan tepat di satu tahun ini aku tak bisa melewatinya denganmu,

Apa kau tak merasakan betapa hancurnya hatiju, betapa kecewanya aku ?
Pernahkan kau sedikit membayangkan rasanya menjadi aku ?
Yang selama ini selalu menahan kesakitan apapun yangterjadi di antara kita?

Bila kau tak bisa mengerti coba kau rasakan,
Salah apa yang telah aku lakukan padamu ,hingga sekarang segalanya begitu dingin tak sehangat dulu,,
Tak seperti dulu kita selalu melewati hari hari bersama,
Yang terisi oleh kebahagian-kebahagiaan kecil yang kita torehkan di dalamnya
Tak seperti sekarang, arah pun rasanya sudah tak tentu.
Haruskah kali ini aku menghentikan segalanya , menghentikan cerita kita?


Rabu, 31 Juli 2013

kepada sang jarak dan sang waktu

jarak yang dulu memisahkan kita
kini membalik mempertemukan kita kembali disaat-saat yang tak terduga
malam ini di tempat itu ku jumpai kembali dirimu yang telah lama hilang
memang aku dan kamu tak saling bertatap muka dengan dekat
tapi pandanganmu yang begitu jauh seakan memperhatikanku, matamu seakan berbicara di dalam kebisuannya , begitupun aku
tatapanku begitu tak enggan untuk terus tertuju padamu meski kita terpisah cukup jauh,
apa arti dari semua ini?
apakah hanya sebuah pertemuan yang tak memiliki arti?
ataukah takdir tuhan yang harus mempertemukan kita kembali?
berbulan-bulan tak pernah ku jumpai dirimu , tak pernah melihat lagi senyummu,
hingga akhirnya aku mencoba membuang segala tentangmu
melupakan semua rasarinduku yang terbuang begitu saja karena jarak.
tapi mengapa ketika semuanya telah menghilang kau kembali muncul dihadapanku
kau seakan mengingatkan kembali segala kenangan tentang kita.
setelah pertemuan yang tak terduga itu, kau kembali menjadi topik hangat pembicaraan hatiku.
aku seakan merasa bodoh , mengapa masih saja kau menjadi seorang tokoh yang selalu ku bicarakan.
kepada jarak aku ingin mengatakan mengapa dulu kau membuatku terpisah dengannya tanpa sebab yang pasti , hingga akhirnya kau pertemukan kami di saat situasinya telah jauh berbeda . di saat hati ini telah termiliki oleh orang lain,meskipun hatimu sendiri tak termiliki oleh siapapun
dulu aku relakankau kepada sang jarak dan sang waktu  bersama janji yang kau ucap .
hingga akhirnya aku relakan kepergianmu dan ku kubur dalam janjimu

Senin, 24 Juni 2013

semuanya takkan sama

terkadang aku bosan dari mulai aku terbangun hingga aku telelap tidur kembali diisi dengan pertengkarang kecil yang lambat lau menjadi besar,, hal yang seharusnya tak di jadikan sebuah perdebatan tapi kau permasalahkan,dan dimana di dalamnya kamu selalu ingin menang dengan argumenmu, tanpa memperhatikan benar atau salahnya yang kau ucap, yang selalu menjadikan dirimu tokoh utama di dalamnya, menjadikan aku seorang tokoh yang kau kesampingkan, yang tak kau perdulikan ucapanku,yang tak kau percayai semua pembelaan diriku, yang selalu kau salahkan apapun yang aku lakukan,

selalu ada hal hal kecil yang kau buat menjadi sebuah masalah yang menngiring masalah itu semakin panjang dan besa,, aku selalu harus menghela nafas kepenatan karena ego mu, menahan hembusan nafas yang seharusnya aku hembuskan dengan panjang karena harus menahan rasa marahku padamu,
seakan kau saja yang berhak marah padaku, seakan kau saja yang bebas melakukan apapun yang kau sukai,tanpa sedikutpun pengecualian,tapi tidak untuk diriku 180 derajat berbeda denganmu .

seringkali aku merasa begitu risih dengan perlakuannya padaku,seringkali aku hanya melihat dan terdiam dengan apapun yang terjadi diantara kita tanpa pendapatku,tanpa persetujuanku. dia menomor satukan segala ucapannya dan mengesampikan ucapanku.Seakan hanya aku yang berdiri kokoh menjaga dan memepertahankan semuanya yang seharusnya aku lepaskan.

untukmu! ya,kamu!seseorang pria yang dulu begitu aku cintai,begitu aku kagumi tentang segala yang terdapat pada dirinya jauh sebelum aku bertmu dengannya. Terkadang aku rindu dengan sosok  yang begitu dewasa menuntun dan menopang segala kekanak-kanakanku, sosokmu yang sederhana,sosokmu yang tak cukup banyak bicara untuk suatu hal yang tak penting.kini aku merasa benar-benar kehilangan mu, kehilangan bagian dari diriku. sekarang aku merasa kehilangan sosokku yang dulu...

Bolehkan aku merindukan masaku yang dulu? disaat aku menjalani hariku tanpa rasa beban dan ketakutanku untuk hari yang aku lewati yang dihadang dengan permasalahan permasalahan kecil yang dirinya buat. yang tak pernah terjadi ketika aku bersamamu, langkahku begitu lepas ketika dahulu,tak seperti sekarang,
rasanya ingin ku tanya kabarmu atau ketika aku berharap lebih aku ingin kau menghubungiku atau sekedar menanyakan keadaanku,tapi melihat dirimu sekarang? rasanya begitu mustahil, lihat dirimu sekarang begitu sibuk dengan duniamu yang baru..

ah, rasanya aku menjadi seseorang yang bodoh yang mengharapkan kehidupan masalaluku hanya karena kehidupanku bersamanya sekarang,
bukan kah seharusnya aku berjuang dan setiap masalah yang aku lewati membuatku semakin kokoh?
aku harus tegar dan berjuang, meski perjuanganku tak begitu di topang olehnya. '

aku harus terus belajar menjadi seseorang yang memiliki hati besar untu merelakan segala apapun yang telah pergi yang buakn miliku. belajar tak peduli,dan terus belajar untuk memahami...

Sabtu, 22 Juni 2013

Melebihi diriku

Tiupan angin malam ini rasanya begitu dingin
Rasanya sama seperti hatiku yang mulai terasa dingin padamu
Terasa mulai tak ada rasa
Terasa mulai merasa acuh padamu

Jika kau mulai bingung,
Kau mulai reasah
Jangan pernah kau tanyakan padaku
Coba kau tanyakan saja pada dirimu
Karena kau yang membuatku menjadi seperti ini

Aku mulai merasa aku bagaikan sebuah boneka
Yang kau perlakukan sesuka hatimu
Hatiku,, terasa seperti bola yang kau mainkan begitu saja
 Kau yang merubahku , dengan semua kata yang selalu kau ucapka, dengan semua perlakuanmu

Jangan salahkan aku,
Jika ku penar-benar perlahan dengan pasti ingin menghilang dari kehidupanmu
Kau sendiri yang membuatku mengerti
Bahwa kau bisa kembali terbiasa tanpaku
Karena terasa kehadiranku di kehidupanmu selama ini tak seperti tak berarti

Aku mengerti dengan semuanya ,
Aku hanya berharap nanti dapat kau temui seseorang yang lebih sabar melebihi kesabaranku menghadapimu
Seseorang yang dapat menyayangimu , Melebihi rasa sayngku padamu
Seseorang yang mencintaimu melebihi rasa cinta yang aku curahkan padamu
Seseorang yang memperhatikanmu melebihi perhatian yang selalu aku berikan
Seseorang yang rela berkorban untukmu , melebihi pengorbananku selama ini yang terasa begitu tak berarti bagimu

Kamis, 18 April 2013

kurasakan kembali kesedihan itu

Malam ini...aku merasakan kembali kesedihan itu...
Aku kembali mengingat goresan luka yang kau torehkan di dalam hatiku,,
Aku kembali teringat semua tentang aku, kamu yang menjadi kita
diwaktu dulu..

Aku tahu .. kini bukan dirimu yang mendampingin diriku untuk melewati kisah-kisah di dalam hariku
Kini ada dia yang menggantikanmu ..
tapi mengapa rasanya jejakmu tak pernah terhapuskan ??
Mengapa masih saja kau terus membayangi kehidupanku
Di setiap langkah dimana aku ingin benar-benar terlepas dari semua kenangan-kenangan itu

Dulu aku tak pernah merasakan luka yang dia berikan ketika aku bersamamu
Aku tak pernah merasakan air ,mata jatuh begitu deras ketika aku bersamamu
Terkadang terbesit di hati,,
Aku ingin kembali dimasa itu
Masa yang dimana hanya ada aku dan kamu
Bukan aku dan dia

Aku benci ketika aku harus kembali teringat kata-kata yang terlontar dari mulutmu
Tentang perpisahan yang harus kita lakukan
Apakah aku terlalu bodoh untuk tidak menahanmu tetap bersamaku ,tetap di sisiku
Aku hanya menanti janji yang dulu sempat kau ucapkan kepadaku

Janjimu dulu yang terdengar lembut membisik di telinga ini
Untukmu yang kini meningggalkan ku dengan sebuah harapan yang kau ucap

Jumat, 22 Februari 2013

-RINDUKU PADAMU-

aku rindu padamu ayah...
aku ingin merasakan keluarga saat kau ada di sini
seperti yang mereka rasakan ,
kau tak ada lagi ketika aku menangis, ,
ketika aku merindukanmu ,,
 ketika aku membutuhkan mu ayah...

bukan aku tak mensyukuri kehidupanku sekarang
tapi terkadang aku ingin seperti mereka
yang merasakan hangatnya kasih sayang darimu,
yang melewati masa remajanya dengan didampingi seorang ayah,,

ayah,,
tak taukah kamu ketika aku menahan pedihnya hati ini
ketika aku melihat mereka
yang bercengkraman hangat dengan ayahnya..

jujur aku pun terkadang iri,,
bukankah aku memiliki hak yang sama dengan mereka ?
hak untuk merasakan perhatianmu,,
kasih sayangmu

rasanya sangat sulit ,,
tak seperti dahulu
seakan begitu mahal waktu yang ingin aku dapat darimu

rinduku padamu

-love-
avila.l

Senin, 04 Februari 2013

TERNYATA MASIH SAMA

kehidupan seringkali di hiasi dengan lika liku perjalanan yang berujung menjadi sebuah cerita yang lambat laun cerita itu akan menjadi sebuah cerita masalalu..

dan nyatanya semua masalalu tidak selamanya indah .

dan aku , aku pernah memiliki luka yang seharusnya tidak aku miliki apabila dulu kau tidak memasuki kehidupanku. tapi ketika aku bertemu dengan sosok lain yang bisa membuatku lupa dengan luka ku dimasalalu, rasanya tak ingin lagi aku merasakan sakit yang sama, sakit yang selalu membayangiku. kebahagiaan sediki demi sedikit mulai kembali aku rasakan karenadia sosok yang baru dalam kehidupanku yang ia berikan untukku,,
tangis air mata yang dulu sempat terbuang begitu saja rasanya sudah akan mengering, kepingan hati yang sedikit demi sedikit pula kini telah menjadi utuh kembali..

aku terus berusaha agar semua kisah masalaluku tidak terulang kembali seperti dulu, karena aku tahu tidak seharusnya aku jatuh kelubang yang sama meski dengan orang yang berbeda.

kini bukan satu atau dua hari aku lewati bersamanya , bulan demi bulan yang telah terlewati dengannya, yang terhiasi oleh bingkai bingkai kebahagiaan yang telah aku dan dia ciptakan untuk kita berdua.
rasanya sudah tetap ingin seperti ini, merasakan kebahagian, kasih sayang yang ia curahkan bagi ku..

tapi,,, apa yang aku takutkan terjadi..
dengan begitu cepatnya aku merasakan hal yang sama yang dulu pernah aku rasakan ,,,
hanya sebuah hal kecil semuanya berubah begitu saja,
aku selalu bertanya , ini adalah ke keliruanku? atau sifat kekanak-kanakan yang ia tunjukan?

sekarang, rasa pilu dan sejuta pertanyaan terus membebaniku, dimana kesalahan itu, sedangkan kau? kau hanya membungkan seribu bahasa dengan tingkahmu yang terus membuatu merasa terbebani dengan semuanya..
dan kini TERNYATA MASIH SAMA aku merasakan kembali lukaku dimasa lalu..

Sabtu, 05 Januari 2013

aku menemukannya

  terkadang seseorang yang tak pernah kau anggap kehadirannya ternyata ia adalah seseorang yang memberikan kebahagiaan untukmu, yang melukiskan kisah-kisah indah dihari-harimu,di keterpurukanmu karena seseorang dimasa lalumu, tanpa ia pedulikan bagaimana sakitnya ketika kamu tidak memperdulikannya,ia tetap berusaha untuk memujamu tanpa memaksamu untuk memujanya..


aku pernah merasa dikecewakan , ''and when people ask me why it's so hard for me to trust others, i ask them why it's so hard to keep a promise"
 dan ketika orang-orang bertanya mengapa begitu sulit bagi saya untuk mempercayai orang lain, saya bertanya kepada mereka mengapa begitu sulit untuk menjaaga janji.

i know everything happens for a reason... but sometimes i just wish i knew what the reason was 

.kini aku merasakan kembali hidupnya hatiku yang pernah diredupkan oleh seseorang yang datang dan pergi dengan mudahnya..
kini dia menghidupkan kembali rasa itu,rasa yang pernah mati..
aku tahu dia datang dengan sejuta kekurangan yang ia miliki, tapi aku tidak memperdulikan itu, karena aku fikir seseorang yang memiliki banyak kelebihan tidak bisa menjamin seseorang itu sempurna..
lebih baik aku hidup bersama seseorang yang tidak sempurna tetapi ia tetap berusaha menjadi sempurna.

karena bukan tentang siapa yang mencintaimu tetapi tentangnya seberapa jauh orang yang kau cintai akan melakukan sesuatu untuk anda.
Terkadang kamu harus melupakan apa yang kau rasakan dan mengingat apa yang layak anda dapatkan.

kini dia mengisi hari-hariku dengan sejuta kebahagiaan yang dia ciptakan untuku, dia selalu berusaha untuk mebuatku tersenyum,

aku tahu tidak selamanya aku akan merasakan kebahagiaan, tapi aku tahu dia akan berada di sampingku ketika aku merasa terpuruk, mungkin aku terlalu jauh untuk berfikir hal tersebut, tapi dia sendiri yang membuat aku yakin kepadanya,meski terkadang aku merasa meragu..

dia bagaikan sepercik cahaya ketika aku terjebak di dalam sebuah lorong kegelapan yang aku terus berjalan melawati lorong tersebut , yang selalu aku cari dimana cahaya yang aku menuntunku keluar dari kegelapan,kehampaan dan kekosongan semua ini..

karena semua orang berhak mendapatkan seseorang yang bisa membuatnya nyaman dan melupakan lukanya dimasa lalu

kembali bernafas seperti dulu

kini tiba saatnya aku harus kembali bernafas seperti dulu tanpa dirimu , tanpa berkaitan dengan semua hal apapun tentang dirimu ,,,

aku hanya menulis tentang apa yang kini aku rasakan..

aku hanya ingin berkata terimakasih ...
untuk semua kenangan , untuk semua rasa yang pernah kita rasakan, untuk semua cerita dulu yang 'pernah' kita rajut bersama,kita lukiskan bersama.
untuk sejuta cinta yang pernah hadir di hatimu untuku dan diantara kita.
utuk semua pengorbanan yang mungkin kamu melakukan itu semua hanya untuk seorang seperti 'aku'
untuk hari-harinya yang dulu pernah dilewati bersama yang mungkin terasa berat karena menjalaninya denganku...
disini aku hanya ingin mengatakan terimakasih untuk semuanya, tanpa ada satupun pengecualian..
kini aku tak ingin lagi untuk memujamu seperti dulu, tak ingin lagi membanggakanmu apalagi menjadikanmu seorang tokoh di kehidupanku yang harus selalu aku ceritakan kepada dunia dan kepada mereka..
kini aku, sangat ingin menceritakan betapa aku sangat ingin melupakan segala cerita tentangmu,
akan nafasmu, akan candamu, akan hangatnya sentukan tanganmu ketika mendarat di pipiku, akan belaian lembut tanganmu, kedipan matamu yang indah, pesonamu,senyum indah yang biasanya kamu berikan kepadaku, atau apapun itu tentangmu..
kini tiba saatnya dimana aku harus bisa menghentikan dirimu menari indah di atas semua kepedihan yang aku rasakan setelah kepergianmu, yang sekarang kau tukar dengan kebahagiaan ku dahulu

kini sudah saatnya dimana aku harus benar-benar mengikhlaskan apa yang tidak aku miliki seperti dulu..
sudah saatnya aku membiarkan wanita lain untuk memasuki kehidupanmu,menjaga dan memberikan perhatiannya padamu, lebih dari aku menjagamu, membiarkan wanita lain merasakan kasih dari dirimu seperti yang pernah aku dapatkan dulu..

kini tiba saatnta untuk aku menghentikam kamu melihat betrapa bodohnya aku yang masih saja membicarakan tentang dirimu..
apakah aku terlalu bodoh? atau aku terlalu naif?
ini semua karena 'dulu' aku merasa begitu mencintaimu
dulu kamu begitu istimewa, begitu bermakna,kamu bagaikan sesuatu yang sangat aku banggakan .
tapi mungkin itu dulu , sebelum kau berhasil menghancurkan rasa ini, sebelum kau meninggalkanku tanpa sebab yang pasti , seakan kau cabik semua perasaanku, kau hancurkan semua angan yang pernah kita rencanakan begitu indah. dengan mudah kau musnahkan begitu saja cerita yang aku rasa begitu banyak orang menginginkannya seperti kita.,.

apakah kau tidak merasa? kau lakukan semua yang terbaik untukmu tapi tidak bagiku..
semua yang kau rasa terbaik untuk hatimu tapi tidak untuk hatiku bahkan menyakitkan untukku,

sekarang memang benar-benar seharusnya aku berlari dari masa itu,
masa dimana semua rasa , kenanganm yang selalu merayuku untuk tetap tinggal disana dan bahagia dalam sebuah angan.. meratapi cerita tersebut rasanyaa... yaa rasanya dulu begitu indah , tapi dulu :) tidak untuk sekarang....

inilah saatnya aku harus memulai untuk mengasihi diriku sendirui, terutama hatiku,,
mengasihi diriku sendiri untuk tidak lagi mencintainya,
sekarang aku berdiam di atas puing-puing kehancuran yang dulu pernah kita bangun bahkan kau yang memulai membangun semuanya dan lihat kau sendiri yang meruntuhkannya begitu saja.,.
sekarang , disini aku berdiri dengan semua perasaan yang baru, berdiri untuk menatap masa depan yang indah tanpa melibatkanmu.
tanpa menjadikanmu lagi sebagai penyemangatku.

inilah aku , wanita yang tak kau sadari kehadirannya telah kau sakiti , yang dulu kau ajak aku perlahan terbang menari diatas keindahan yang sebelumnya tak pernah aku rasakan, hingga aku hampir saja melupakan bagaimana ketika aku jatuh tanpamu , tanpamu yang telah mengajak aku terbang begitu tinggi. yang perlahan kau mengajaku untuk menerima segala kekurangan yang kau miliki, yang perlahan lahan kau membuat waktu bermain-main bersama perasaan ku..

hanya berterimakasih untuk segalanya,
yang mengajarkannku bagaimana menjadi wanita yang teguh,wanita yang sabar, untuk cintamu, untuk semua rasa sakitku , untuk semua hal yang tak bisa aku katakan satu persatu , kini aku ingin myimpan rapat semua tentang mu,tentang ku yang menjadi kita dan rasanya tak ingin lagi aku menyentuh kisah itu..

karena aku kembali bernafas seperti dulu tanpamu..

Minggu, 04 November 2012

SETELAH KEPERGIANMU



Hari demi hari aku lewati seperti biasanya …
Setiap harinya aku memiliki kisah yang indah yang memiliki berjuta arti di hidupku
Begitu pula denganmu,, kamu yang memiliki banyak arti untukku
Karena kamu telah memasuki kehidupanku dan melukiskan kebahagian dihidupku
Kamu yang telah menggoreskan kebahagiaan yang sebelumnya tak pernah aku rasakan

Kisah kita yang memiliki begitu banyak cerita di dalamnya, Dan Hujan… ia selalu menjadi saksi bagaimana kita …
Iringan petikan gitar yang kau mainkan untuku yang bersama dengan turunnya hujan
Hujan yang selalu membuat kita merasakan sebuah kerinduan.
Hangatnya kebersamaan yang kita lalui …
Seakan tak ada yang bisa membayar semua kebahagiaan yang aku miliki saat aku bersama denganmu

Lihat sekarang …. SETELAH KEPERGIANMU
Bagiku Hujan seakan tak berarti lagi, tak ada lagi iringan gitar yang biasa kau petik ketika hujan itu turun..
Kebahagiaan yang dulu kau torehkan seakan menghilang secara perlahan..
Untuk membayangkannyapun terkadang tak mampu..
Kini setelah kepergianmu aku mengerti memang TAK ADA YANG ABADI .

Suatu saat kau akan datang kembali , menepati apa yang telah kau ucapkan padaku saat itu..