Kemarin adalah tanggal dimana tepat satu tahun yang lalu
Layaknya seseorang yang memiliki seseorang spesial dihatinya,
Dimana rasanya ingin dilewati bersama dia yang sudah satu tahun ini menemaniku ,
Jauh jauh hari aku sudah mempersiapkan segalanya untuk hari itu, hari dimana dahulu aku mulai menerima dirinya untuk menemani hari-hariku, hari dimana aku meyakinkan hati untuk menerima cintanya,,
Segala khayalan yang mengasyikan terlintas di fikiranku untuk hari itu
Harapan akan melawati hari itu bersamanya ,,
Berbagi tawa bersama , menceritakan segala cerita indah yang kita mulai dari awal
Tapi ternyata ,, harapanku pupus begitu saja,,
Ternyata harapan dan khayalanku hanyalah sekedar khayalan yang tak menjadi sebuah kenyataan ,
Aku bertanya tanya kepada diriku, haruskah aku termenung? Haruskah aku merasakan pedih hati sendiri?
Sementara kau saja tertawa indah bersama orang lain, kau saja sepertinya tak menghiraukan hari itu, hari dimana dahulu kau terlihat begitu bahagian telah bisa mendampingiku
Apasalahku hingga kau lakukan seperti ini padaku,
Kau hancurkan semua harapan harapan kecilku untuk kita,
Tak seperti tanggal tanggal yang sama di bulan sebelunya yang selalu kita lewati bersama,
Sedangkan tepat di satu tahun ini aku tak bisa melewatinya denganmu,
Apa kau tak merasakan betapa hancurnya hatiju, betapa kecewanya aku ?
Pernahkan kau sedikit membayangkan rasanya menjadi aku ?
Yang selama ini selalu menahan kesakitan apapun yangterjadi di antara kita?
Bila kau tak bisa mengerti coba kau rasakan,
Salah apa yang telah aku lakukan padamu ,hingga sekarang segalanya begitu dingin tak sehangat dulu,,
Tak seperti dulu kita selalu melewati hari hari bersama,
Yang terisi oleh kebahagian-kebahagiaan kecil yang kita torehkan di dalamnya
Tak seperti sekarang, arah pun rasanya sudah tak tentu.
Haruskah kali ini aku menghentikan segalanya , menghentikan cerita kita?
Jumat, 15 November 2013
Rabu, 31 Juli 2013
kepada sang jarak dan sang waktu
jarak yang dulu memisahkan kita
kini membalik mempertemukan kita kembali disaat-saat yang tak terduga
malam ini di tempat itu ku jumpai kembali dirimu yang telah lama hilang
memang aku dan kamu tak saling bertatap muka dengan dekat
tapi pandanganmu yang begitu jauh seakan memperhatikanku, matamu seakan berbicara di dalam kebisuannya , begitupun aku
tatapanku begitu tak enggan untuk terus tertuju padamu meski kita terpisah cukup jauh,
apa arti dari semua ini?
apakah hanya sebuah pertemuan yang tak memiliki arti?
ataukah takdir tuhan yang harus mempertemukan kita kembali?
berbulan-bulan tak pernah ku jumpai dirimu , tak pernah melihat lagi senyummu,
hingga akhirnya aku mencoba membuang segala tentangmu
melupakan semua rasarinduku yang terbuang begitu saja karena jarak.
tapi mengapa ketika semuanya telah menghilang kau kembali muncul dihadapanku
kau seakan mengingatkan kembali segala kenangan tentang kita.
setelah pertemuan yang tak terduga itu, kau kembali menjadi topik hangat pembicaraan hatiku.
aku seakan merasa bodoh , mengapa masih saja kau menjadi seorang tokoh yang selalu ku bicarakan.
kepada jarak aku ingin mengatakan mengapa dulu kau membuatku terpisah dengannya tanpa sebab yang pasti , hingga akhirnya kau pertemukan kami di saat situasinya telah jauh berbeda . di saat hati ini telah termiliki oleh orang lain,meskipun hatimu sendiri tak termiliki oleh siapapun
dulu aku relakankau kepada sang jarak dan sang waktu bersama janji yang kau ucap .
hingga akhirnya aku relakan kepergianmu dan ku kubur dalam janjimu
kini membalik mempertemukan kita kembali disaat-saat yang tak terduga
malam ini di tempat itu ku jumpai kembali dirimu yang telah lama hilang
memang aku dan kamu tak saling bertatap muka dengan dekat
tapi pandanganmu yang begitu jauh seakan memperhatikanku, matamu seakan berbicara di dalam kebisuannya , begitupun aku
tatapanku begitu tak enggan untuk terus tertuju padamu meski kita terpisah cukup jauh,
apa arti dari semua ini?
apakah hanya sebuah pertemuan yang tak memiliki arti?
ataukah takdir tuhan yang harus mempertemukan kita kembali?
berbulan-bulan tak pernah ku jumpai dirimu , tak pernah melihat lagi senyummu,
hingga akhirnya aku mencoba membuang segala tentangmu
melupakan semua rasarinduku yang terbuang begitu saja karena jarak.
tapi mengapa ketika semuanya telah menghilang kau kembali muncul dihadapanku
kau seakan mengingatkan kembali segala kenangan tentang kita.
setelah pertemuan yang tak terduga itu, kau kembali menjadi topik hangat pembicaraan hatiku.
aku seakan merasa bodoh , mengapa masih saja kau menjadi seorang tokoh yang selalu ku bicarakan.
kepada jarak aku ingin mengatakan mengapa dulu kau membuatku terpisah dengannya tanpa sebab yang pasti , hingga akhirnya kau pertemukan kami di saat situasinya telah jauh berbeda . di saat hati ini telah termiliki oleh orang lain,meskipun hatimu sendiri tak termiliki oleh siapapun
dulu aku relakankau kepada sang jarak dan sang waktu bersama janji yang kau ucap .
hingga akhirnya aku relakan kepergianmu dan ku kubur dalam janjimu
Senin, 24 Juni 2013
semuanya takkan sama
terkadang aku bosan dari mulai aku terbangun hingga aku telelap tidur kembali diisi dengan pertengkarang kecil yang lambat lau menjadi besar,, hal yang seharusnya tak di jadikan sebuah perdebatan tapi kau permasalahkan,dan dimana di dalamnya kamu selalu ingin menang dengan argumenmu, tanpa memperhatikan benar atau salahnya yang kau ucap, yang selalu menjadikan dirimu tokoh utama di dalamnya, menjadikan aku seorang tokoh yang kau kesampingkan, yang tak kau perdulikan ucapanku,yang tak kau percayai semua pembelaan diriku, yang selalu kau salahkan apapun yang aku lakukan,
selalu ada hal hal kecil yang kau buat menjadi sebuah masalah yang menngiring masalah itu semakin panjang dan besa,, aku selalu harus menghela nafas kepenatan karena ego mu, menahan hembusan nafas yang seharusnya aku hembuskan dengan panjang karena harus menahan rasa marahku padamu,
seakan kau saja yang berhak marah padaku, seakan kau saja yang bebas melakukan apapun yang kau sukai,tanpa sedikutpun pengecualian,tapi tidak untuk diriku 180 derajat berbeda denganmu .
seringkali aku merasa begitu risih dengan perlakuannya padaku,seringkali aku hanya melihat dan terdiam dengan apapun yang terjadi diantara kita tanpa pendapatku,tanpa persetujuanku. dia menomor satukan segala ucapannya dan mengesampikan ucapanku.Seakan hanya aku yang berdiri kokoh menjaga dan memepertahankan semuanya yang seharusnya aku lepaskan.
untukmu! ya,kamu!seseorang pria yang dulu begitu aku cintai,begitu aku kagumi tentang segala yang terdapat pada dirinya jauh sebelum aku bertmu dengannya. Terkadang aku rindu dengan sosok yang begitu dewasa menuntun dan menopang segala kekanak-kanakanku, sosokmu yang sederhana,sosokmu yang tak cukup banyak bicara untuk suatu hal yang tak penting.kini aku merasa benar-benar kehilangan mu, kehilangan bagian dari diriku. sekarang aku merasa kehilangan sosokku yang dulu...
Bolehkan aku merindukan masaku yang dulu? disaat aku menjalani hariku tanpa rasa beban dan ketakutanku untuk hari yang aku lewati yang dihadang dengan permasalahan permasalahan kecil yang dirinya buat. yang tak pernah terjadi ketika aku bersamamu, langkahku begitu lepas ketika dahulu,tak seperti sekarang,
rasanya ingin ku tanya kabarmu atau ketika aku berharap lebih aku ingin kau menghubungiku atau sekedar menanyakan keadaanku,tapi melihat dirimu sekarang? rasanya begitu mustahil, lihat dirimu sekarang begitu sibuk dengan duniamu yang baru..
ah, rasanya aku menjadi seseorang yang bodoh yang mengharapkan kehidupan masalaluku hanya karena kehidupanku bersamanya sekarang,
bukan kah seharusnya aku berjuang dan setiap masalah yang aku lewati membuatku semakin kokoh?
aku harus tegar dan berjuang, meski perjuanganku tak begitu di topang olehnya. '
aku harus terus belajar menjadi seseorang yang memiliki hati besar untu merelakan segala apapun yang telah pergi yang buakn miliku. belajar tak peduli,dan terus belajar untuk memahami...
selalu ada hal hal kecil yang kau buat menjadi sebuah masalah yang menngiring masalah itu semakin panjang dan besa,, aku selalu harus menghela nafas kepenatan karena ego mu, menahan hembusan nafas yang seharusnya aku hembuskan dengan panjang karena harus menahan rasa marahku padamu,
seakan kau saja yang berhak marah padaku, seakan kau saja yang bebas melakukan apapun yang kau sukai,tanpa sedikutpun pengecualian,tapi tidak untuk diriku 180 derajat berbeda denganmu .
seringkali aku merasa begitu risih dengan perlakuannya padaku,seringkali aku hanya melihat dan terdiam dengan apapun yang terjadi diantara kita tanpa pendapatku,tanpa persetujuanku. dia menomor satukan segala ucapannya dan mengesampikan ucapanku.Seakan hanya aku yang berdiri kokoh menjaga dan memepertahankan semuanya yang seharusnya aku lepaskan.
untukmu! ya,kamu!seseorang pria yang dulu begitu aku cintai,begitu aku kagumi tentang segala yang terdapat pada dirinya jauh sebelum aku bertmu dengannya. Terkadang aku rindu dengan sosok yang begitu dewasa menuntun dan menopang segala kekanak-kanakanku, sosokmu yang sederhana,sosokmu yang tak cukup banyak bicara untuk suatu hal yang tak penting.kini aku merasa benar-benar kehilangan mu, kehilangan bagian dari diriku. sekarang aku merasa kehilangan sosokku yang dulu...
Bolehkan aku merindukan masaku yang dulu? disaat aku menjalani hariku tanpa rasa beban dan ketakutanku untuk hari yang aku lewati yang dihadang dengan permasalahan permasalahan kecil yang dirinya buat. yang tak pernah terjadi ketika aku bersamamu, langkahku begitu lepas ketika dahulu,tak seperti sekarang,
rasanya ingin ku tanya kabarmu atau ketika aku berharap lebih aku ingin kau menghubungiku atau sekedar menanyakan keadaanku,tapi melihat dirimu sekarang? rasanya begitu mustahil, lihat dirimu sekarang begitu sibuk dengan duniamu yang baru..
ah, rasanya aku menjadi seseorang yang bodoh yang mengharapkan kehidupan masalaluku hanya karena kehidupanku bersamanya sekarang,
bukan kah seharusnya aku berjuang dan setiap masalah yang aku lewati membuatku semakin kokoh?
aku harus tegar dan berjuang, meski perjuanganku tak begitu di topang olehnya. '
aku harus terus belajar menjadi seseorang yang memiliki hati besar untu merelakan segala apapun yang telah pergi yang buakn miliku. belajar tak peduli,dan terus belajar untuk memahami...
Sabtu, 22 Juni 2013
Melebihi diriku
Tiupan angin malam ini rasanya begitu dingin
Rasanya sama seperti hatiku yang mulai terasa dingin padamu
Terasa mulai tak ada rasa
Terasa mulai merasa acuh padamu
Jika kau mulai bingung,
Kau mulai reasah
Jangan pernah kau tanyakan padaku
Coba kau tanyakan saja pada dirimu
Karena kau yang membuatku menjadi seperti ini
Aku mulai merasa aku bagaikan sebuah boneka
Yang kau perlakukan sesuka hatimu
Hatiku,, terasa seperti bola yang kau mainkan begitu saja
Kau yang merubahku , dengan semua kata yang selalu kau ucapka, dengan semua perlakuanmu
Jangan salahkan aku,
Jika ku penar-benar perlahan dengan pasti ingin menghilang dari kehidupanmu
Kau sendiri yang membuatku mengerti
Bahwa kau bisa kembali terbiasa tanpaku
Karena terasa kehadiranku di kehidupanmu selama ini tak seperti tak berarti
Aku mengerti dengan semuanya ,
Aku hanya berharap nanti dapat kau temui seseorang yang lebih sabar melebihi kesabaranku menghadapimu
Seseorang yang dapat menyayangimu , Melebihi rasa sayngku padamu
Seseorang yang mencintaimu melebihi rasa cinta yang aku curahkan padamu
Seseorang yang memperhatikanmu melebihi perhatian yang selalu aku berikan
Seseorang yang rela berkorban untukmu , melebihi pengorbananku selama ini yang terasa begitu tak berarti bagimu
Rasanya sama seperti hatiku yang mulai terasa dingin padamu
Terasa mulai tak ada rasa
Terasa mulai merasa acuh padamu
Jika kau mulai bingung,
Kau mulai reasah
Jangan pernah kau tanyakan padaku
Coba kau tanyakan saja pada dirimu
Karena kau yang membuatku menjadi seperti ini
Aku mulai merasa aku bagaikan sebuah boneka
Yang kau perlakukan sesuka hatimu
Hatiku,, terasa seperti bola yang kau mainkan begitu saja
Kau yang merubahku , dengan semua kata yang selalu kau ucapka, dengan semua perlakuanmu
Jangan salahkan aku,
Jika ku penar-benar perlahan dengan pasti ingin menghilang dari kehidupanmu
Kau sendiri yang membuatku mengerti
Bahwa kau bisa kembali terbiasa tanpaku
Karena terasa kehadiranku di kehidupanmu selama ini tak seperti tak berarti
Aku mengerti dengan semuanya ,
Aku hanya berharap nanti dapat kau temui seseorang yang lebih sabar melebihi kesabaranku menghadapimu
Seseorang yang dapat menyayangimu , Melebihi rasa sayngku padamu
Seseorang yang mencintaimu melebihi rasa cinta yang aku curahkan padamu
Seseorang yang memperhatikanmu melebihi perhatian yang selalu aku berikan
Seseorang yang rela berkorban untukmu , melebihi pengorbananku selama ini yang terasa begitu tak berarti bagimu
Kamis, 18 April 2013
kurasakan kembali kesedihan itu
Malam ini...aku merasakan kembali kesedihan itu...
Aku kembali mengingat goresan luka yang kau torehkan di dalam hatiku,,
Aku kembali teringat semua tentang aku, kamu yang menjadi kita
diwaktu dulu..
Aku tahu .. kini bukan dirimu yang mendampingin diriku untuk melewati kisah-kisah di dalam hariku
Kini ada dia yang menggantikanmu ..
tapi mengapa rasanya jejakmu tak pernah terhapuskan ??
Mengapa masih saja kau terus membayangi kehidupanku
Di setiap langkah dimana aku ingin benar-benar terlepas dari semua kenangan-kenangan itu
Dulu aku tak pernah merasakan luka yang dia berikan ketika aku bersamamu
Aku tak pernah merasakan air ,mata jatuh begitu deras ketika aku bersamamu
Terkadang terbesit di hati,,
Aku ingin kembali dimasa itu
Masa yang dimana hanya ada aku dan kamu
Bukan aku dan dia
Aku benci ketika aku harus kembali teringat kata-kata yang terlontar dari mulutmu
Tentang perpisahan yang harus kita lakukan
Apakah aku terlalu bodoh untuk tidak menahanmu tetap bersamaku ,tetap di sisiku
Aku hanya menanti janji yang dulu sempat kau ucapkan kepadaku
Janjimu dulu yang terdengar lembut membisik di telinga ini
Untukmu yang kini meningggalkan ku dengan sebuah harapan yang kau ucap
Aku kembali mengingat goresan luka yang kau torehkan di dalam hatiku,,
Aku kembali teringat semua tentang aku, kamu yang menjadi kita
diwaktu dulu..
Aku tahu .. kini bukan dirimu yang mendampingin diriku untuk melewati kisah-kisah di dalam hariku
Kini ada dia yang menggantikanmu ..
tapi mengapa rasanya jejakmu tak pernah terhapuskan ??
Mengapa masih saja kau terus membayangi kehidupanku
Di setiap langkah dimana aku ingin benar-benar terlepas dari semua kenangan-kenangan itu
Dulu aku tak pernah merasakan luka yang dia berikan ketika aku bersamamu
Aku tak pernah merasakan air ,mata jatuh begitu deras ketika aku bersamamu
Terkadang terbesit di hati,,
Aku ingin kembali dimasa itu
Masa yang dimana hanya ada aku dan kamu
Bukan aku dan dia
Aku benci ketika aku harus kembali teringat kata-kata yang terlontar dari mulutmu
Tentang perpisahan yang harus kita lakukan
Apakah aku terlalu bodoh untuk tidak menahanmu tetap bersamaku ,tetap di sisiku
Aku hanya menanti janji yang dulu sempat kau ucapkan kepadaku
Janjimu dulu yang terdengar lembut membisik di telinga ini
Untukmu yang kini meningggalkan ku dengan sebuah harapan yang kau ucap
Jumat, 22 Februari 2013
-RINDUKU PADAMU-
aku rindu padamu ayah...
aku ingin merasakan keluarga saat kau ada di sini
seperti yang mereka rasakan ,
kau tak ada lagi ketika aku menangis, ,
ketika aku merindukanmu ,,
ketika aku membutuhkan mu ayah...
bukan aku tak mensyukuri kehidupanku sekarang
tapi terkadang aku ingin seperti mereka
yang merasakan hangatnya kasih sayang darimu,
yang melewati masa remajanya dengan didampingi seorang ayah,,
ayah,,
tak taukah kamu ketika aku menahan pedihnya hati ini
ketika aku melihat mereka
yang bercengkraman hangat dengan ayahnya..
jujur aku pun terkadang iri,,
bukankah aku memiliki hak yang sama dengan mereka ?
hak untuk merasakan perhatianmu,,
kasih sayangmu
rasanya sangat sulit ,,
tak seperti dahulu
seakan begitu mahal waktu yang ingin aku dapat darimu
rinduku padamu
-love-
avila.l
aku ingin merasakan keluarga saat kau ada di sini
seperti yang mereka rasakan ,
kau tak ada lagi ketika aku menangis, ,
ketika aku merindukanmu ,,
ketika aku membutuhkan mu ayah...
bukan aku tak mensyukuri kehidupanku sekarang
tapi terkadang aku ingin seperti mereka
yang merasakan hangatnya kasih sayang darimu,
yang melewati masa remajanya dengan didampingi seorang ayah,,
ayah,,
tak taukah kamu ketika aku menahan pedihnya hati ini
ketika aku melihat mereka
yang bercengkraman hangat dengan ayahnya..
jujur aku pun terkadang iri,,
bukankah aku memiliki hak yang sama dengan mereka ?
hak untuk merasakan perhatianmu,,
kasih sayangmu
rasanya sangat sulit ,,
tak seperti dahulu
seakan begitu mahal waktu yang ingin aku dapat darimu
rinduku padamu
-love-
avila.l
Senin, 04 Februari 2013
TERNYATA MASIH SAMA
kehidupan seringkali di hiasi dengan lika liku perjalanan yang berujung menjadi sebuah cerita yang lambat laun cerita itu akan menjadi sebuah cerita masalalu..
dan nyatanya semua masalalu tidak selamanya indah .
dan aku , aku pernah memiliki luka yang seharusnya tidak aku miliki apabila dulu kau tidak memasuki kehidupanku. tapi ketika aku bertemu dengan sosok lain yang bisa membuatku lupa dengan luka ku dimasalalu, rasanya tak ingin lagi aku merasakan sakit yang sama, sakit yang selalu membayangiku. kebahagiaan sediki demi sedikit mulai kembali aku rasakan karenadia sosok yang baru dalam kehidupanku yang ia berikan untukku,,
tangis air mata yang dulu sempat terbuang begitu saja rasanya sudah akan mengering, kepingan hati yang sedikit demi sedikit pula kini telah menjadi utuh kembali..
aku terus berusaha agar semua kisah masalaluku tidak terulang kembali seperti dulu, karena aku tahu tidak seharusnya aku jatuh kelubang yang sama meski dengan orang yang berbeda.
kini bukan satu atau dua hari aku lewati bersamanya , bulan demi bulan yang telah terlewati dengannya, yang terhiasi oleh bingkai bingkai kebahagiaan yang telah aku dan dia ciptakan untuk kita berdua.
rasanya sudah tetap ingin seperti ini, merasakan kebahagian, kasih sayang yang ia curahkan bagi ku..
tapi,,, apa yang aku takutkan terjadi..
dengan begitu cepatnya aku merasakan hal yang sama yang dulu pernah aku rasakan ,,,
hanya sebuah hal kecil semuanya berubah begitu saja,
aku selalu bertanya , ini adalah ke keliruanku? atau sifat kekanak-kanakan yang ia tunjukan?
sekarang, rasa pilu dan sejuta pertanyaan terus membebaniku, dimana kesalahan itu, sedangkan kau? kau hanya membungkan seribu bahasa dengan tingkahmu yang terus membuatu merasa terbebani dengan semuanya..
dan kini TERNYATA MASIH SAMA aku merasakan kembali lukaku dimasa lalu..
dan nyatanya semua masalalu tidak selamanya indah .
dan aku , aku pernah memiliki luka yang seharusnya tidak aku miliki apabila dulu kau tidak memasuki kehidupanku. tapi ketika aku bertemu dengan sosok lain yang bisa membuatku lupa dengan luka ku dimasalalu, rasanya tak ingin lagi aku merasakan sakit yang sama, sakit yang selalu membayangiku. kebahagiaan sediki demi sedikit mulai kembali aku rasakan karenadia sosok yang baru dalam kehidupanku yang ia berikan untukku,,
tangis air mata yang dulu sempat terbuang begitu saja rasanya sudah akan mengering, kepingan hati yang sedikit demi sedikit pula kini telah menjadi utuh kembali..
aku terus berusaha agar semua kisah masalaluku tidak terulang kembali seperti dulu, karena aku tahu tidak seharusnya aku jatuh kelubang yang sama meski dengan orang yang berbeda.
kini bukan satu atau dua hari aku lewati bersamanya , bulan demi bulan yang telah terlewati dengannya, yang terhiasi oleh bingkai bingkai kebahagiaan yang telah aku dan dia ciptakan untuk kita berdua.
rasanya sudah tetap ingin seperti ini, merasakan kebahagian, kasih sayang yang ia curahkan bagi ku..
tapi,,, apa yang aku takutkan terjadi..
dengan begitu cepatnya aku merasakan hal yang sama yang dulu pernah aku rasakan ,,,
hanya sebuah hal kecil semuanya berubah begitu saja,
aku selalu bertanya , ini adalah ke keliruanku? atau sifat kekanak-kanakan yang ia tunjukan?
sekarang, rasa pilu dan sejuta pertanyaan terus membebaniku, dimana kesalahan itu, sedangkan kau? kau hanya membungkan seribu bahasa dengan tingkahmu yang terus membuatu merasa terbebani dengan semuanya..
dan kini TERNYATA MASIH SAMA aku merasakan kembali lukaku dimasa lalu..
Langganan:
Komentar (Atom)